BALAPULANG , BREBES RAYA(08/03/2026) | Dalam upaya memperkuat pengamanan kawasan hutan sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam, Perum Perhutani KPH Balapulang melalui BKPH Linggapada RPH Karangsawah melaksanakan kegiatan koordinasi dengan Pemerintah Desa Kutamendala. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Desa Kutamendala, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, Sabtu (07/03).
Kegiatan koordinasi ini dihadiri oleh Kepala Resort Pemangkuan Hutan (KRPH) Karangsawah beserta jajaran, di antaranya Polisi Teritorial (Polter) dan Mandor Tanam RPH Karangsawah. Pertemuan tersebut bertujuan mempererat sinergi antara Perhutani dengan pemerintah desa dalam menjaga keamanan hutan sekaligus melakukan langkah-langkah mitigasi bencana, khususnya di wilayah sekitar kawasan hutan.
Dalam kesempatan terpisah, Administratur KPH Balapulang Angkat Wijanto menyampaikan pentingnya kerja sama semua pihak dalam menjaga kelestarian hutan. Ia menjelaskan bahwa keamanan hutan tidak hanya menjadi tanggung jawab Perhutani, tetapi juga memerlukan dukungan serta partisipasi aktif masyarakat dan pemerintah desa.
“Koordinasi ini sangat penting untuk memperkuat sinergi antara Perhutani dan pemerintah desa dalam menjaga keamanan hutan, sekaligus mengantisipasi potensi bencana seperti longsor, kebakaran hutan, maupun kerusakan lingkungan lainnya,” ujarnya.
Selain membahas pengamanan kawasan hutan, pertemuan tersebut juga menyoroti langkah-langkah mitigasi bencana yang perlu dilakukan secara bersama. Mengingat wilayah Kecamatan Tonjong memiliki kondisi geografis yang rawan terhadap bencana alam, terutama saat musim hujan, koordinasi lintas pihak dinilai sangat penting untuk meminimalkan risiko yang dapat terjadi.
Kepala Desa Kutamendala M. Fathuri menyambut baik kegiatan koordinasi tersebut dan menyampaikan apresiasi kepada Perhutani atas upaya menjaga kelestarian hutan serta melibatkan pemerintah desa dalam berbagai kegiatan pengamanan dan mitigasi bencana.
Dengan adanya kegiatan ini diharapkan terjalin komunikasi yang semakin baik antara Perhutani, pemerintah desa, dan masyarakat sekitar hutan, sehingga keamanan kawasan hutan tetap terjaga serta kesiapsiagaan terhadap potensi bencana dapat terus ditingkatkan demi keselamatan dan kesejahteraan bersama. (Bpl/mmy)
Editor: Aris
Copyright © 2026