BANYUMAS BARAT, (10/03/2026) | Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Perum Perhutani, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat, menegaskan komitmennya dalam memperhatikan kesejahteraan mitra kerja lapangan. Pada Selasa, (10/03), manajemen KPH Banyumas Barat, secara resmi menyerahkan bantuan paket sembako Lebaran di Tempat Penampungan Getah (TPG) Cihonje, wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Lumbir, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Lumbir.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Administratur, KPH Banyumas Barat, Yohanes Eka Cahyadi, didampingi Kepala BKPH Lumbir, Kuswoyo, dan Kepala RPH Lumbir, Tarlam. Kehadiran manajemen disambut hangat oleh para pekerja hutan, yang diwakili Rusto sebagai perwakilan penyadap getah pinus di wilayah tersebut.
Dalam arahannya, Yohanes Eka Cahyadi, menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi wujud apresiasi nyata Perhutani, kepada para penyadap sebagai ujung tombak produktivitas di sektor hasil hutan bukan kayu (HHBK).
“Berkat kerja keras bapak-bapak di medan yang tidak mudah, target produksi getah pinus dapat tercapai. Paket sembako ini merupakan bentuk syukur dan kasih sayang kami agar para mitra kerja dapat menyambut Idul Fitri dengan lebih tenang dan bahagia bersama keluarga,” ujarnya.
Kuswoyo, menambahkan bahwa TPG Cihonje, dipilih sebagai lokasi penyerahan karena merupakan titik krusial aktivitas produksi di wilayah Lumbir.
“Kami memastikan bantuan ini tepat sasaran kepada mereka yang berdedikasi menjaga hutan dan produktivitas di wilayah kerja kami,” jelasnya.
Rusto menyampaikan rasa syukur atas perhatian Perhutani. Bantuan berupa beras, minyak goreng, dan gula sangat membantu meringankan pengeluaran rumah tangga di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang Lebaran.
“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Bapak ADM, dan seluruh pimpinan Perhutani. Pemberian bantuan ini sangat bermanfaat bagi persiapan hari raya,” ungkapnya.
Acara yang berlangsung tertib ditutup dengan sesi foto bersama dan diskusi santai terkait kendala lapangan yang dihadapi para penyadap. Perhutani, berkomitmen untuk terus menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), secara berkelanjutan demi keharmonisan ekosistem hutan dan kesejahteraan masyarakat sekitar. (Byb/Twn).
Editor: Aris
Copyright © 2026