PEKALONGAN TIMUR (14/04/2026) │ Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Timur menerima kunjungan kerja Kepala Departemen Produksi Sumber Daya Hutan (SDH), Didiet Widhy Hidayat, di Tempat Penimbunan Getah (TPG) Wisnu yang berada di wilayah BKPH Randudongkal, Minggu (12/04).
Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya penguatan pembinaan teknis serta monitoring langsung terhadap kegiatan produksi getah pinus di lapangan. Dalam kegiatan tersebut, Kepala Departemen Produksi SDH didampingi oleh jajaran manajemen KPH Pekalongan Timur beserta petugas lapangan setempat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan peninjauan kondisi TPG Wisnu, meliputi fasilitas penampungan getah, sistem pencatatan produksi, serta alur distribusi hasil sadapan. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.
Selanjutnya, rombongan meninjau petak sadapan untuk melihat secara langsung aktivitas penyadapan getah pinus yang dilakukan oleh para pekerja. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Departemen Produksi SDH memberikan perhatian pada teknik penyadapan, kondisi tegakan pinus, serta upaya pemeliharaan pohon agar tetap produktif dan berkelanjutan.
Selain peninjauan, kegiatan ini juga diisi dengan dialog interaktif bersama para penyadap. Dalam suasana yang hangat, Kepala Departemen Produksi SDH, Didiet Widhy Hidayat, berdialog langsung dengan para pekerja lapangan untuk menyerap aspirasi serta mendengarkan berbagai kendala yang dihadapi.
Salah satu penyadap, Yoyo, menyampaikan sejumlah tantangan di lapangan, antara lain pengaruh kondisi cuaca terhadap hasil sadapan, medan kerja yang cukup berat, serta perlunya peningkatan sarana pendukung. Ia juga berharap adanya perhatian berkelanjutan terhadap kesejahteraan penyadap.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Departemen Produksi SDH, Didiet Widhy Hidayat, menyampaikan apresiasi atas dedikasi para penyadap yang telah berkontribusi dalam menjaga stabilitas produksi getah pinus.
“Penyadap merupakan ujung tombak produksi getah pinus. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pembinaan, dukungan sarana, serta memperhatikan aspek kesejahteraan para penyadap,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya penerapan teknik sadap yang benar guna menjaga produktivitas pohon sekaligus menjamin kelestarian hutan. Kegiatan produksi diharapkan tidak hanya berorientasi pada hasil jangka pendek, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan sumber daya hutan.
KPH Pekalongan Timur dalam kesempatan tersebut menyampaikan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas produksi melalui pendampingan rutin, evaluasi berkala, serta penguatan koordinasi antara petugas lapangan dan manajemen.
Kunjungan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pimpinan dan pekerja lapangan, serta memastikan kebijakan yang diambil dapat sesuai dengan kondisi di lapangan.
Di akhir kegiatan, Kepala Departemen Produksi SDH, Didiet Widhy Hidayat, berharap seluruh jajaran dapat terus menjaga semangat kerja serta meningkatkan kualitas produksi secara berkelanjutan dengan tetap mengedepankan prinsip kelestarian lingkungan.
Dengan adanya kunjungan ini, diharapkan kinerja produksi getah pinus di wilayah KPH Pekalongan Timur, khususnya BKPH Randudongkal, dapat terus meningkat, serta kesejahteraan penyadap semakin diperhatikan guna mendukung pengelolaan hutan yang produktif dan berkelanjutan. (Pkt/Ran)
Editor: Hening
Copyright © 2026